cocok gak se kamu ama dia??

Selamat Datang di Blog Kami

Lihat, dengar, dan resapi semua yang anda lihat...

Search

Memuat...

Kamis, 24 Desember 2009

Dosen Unram Temukan Oven Tembakau Ramah Lingkungan

Mataram - Dosen Fakultas Pertanian Universitas Mataram (Unram) Ir. Sudarmadji Rahardjo MS menemukan kompor gasifikasi untuk oven tembakau virginia yang lebih efisien dan biaya murah serta menghasilkan tembakau berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

"Kompor gasifikasi oven tembakau `flue clure` atau FC (pengeringan tembakau dengan clure) itu menggunakan sistem pembakaran primer dan sekunder tanpa asap dan jelaga," kata anggota Forum Komunikasi Energi Daerah Provinsi NTB di Mataram, Rabu itu seraya menyebut oven itu berbahan bakar batu bara.

Alat itu juga dilengkapi dengan alat pengukur daya aktif atau pengatur suhu sehingga suhu pemanasan bisa diatur sesuai kebutuhan.

Ketika menjelaskan kompor gasifikasi temuannya kepada Gubernur NTB, TGH Zainul Majdi, ia mengatakan berdasarkan hasil uji coba, kompor gasifikasi tembara yang akan dipasarkan seharga Rp6 juta perunit itu relatif murah dibandingkan dengan kompor gasifikasi lain terutama yang berbahan bakar minyak tanah.

Menurutnya, kompor gasifikasi tembara hanya membutuhkan biaya pengovenan tembakau sebanyak Rp1,25 juta sedangkan jika menggunakan kompor gasifikasi dengan minyak tanah biayanya mencapai Rp1,96 juta, jadi biaya bisa dikurangi sebesar Rp700.000.

Sudarmadji mengatakan untuk pengovenan tembakau selama 110 jam dibutuhkan 660 kg batu bara atau satu jam 6 kg batu bara dan untuk pengovenan kedua diperlukan 1 ton batu bara atau 8 kg perjam.

"Penggunaan kompor gasifikasi tembara ini cukup menguntungkan petani, karena biayanya relatif kecil dan hasilnya cukup baik, karena itu saya menganggap ini merupakan soluasi teknologi pengovenan tembakau virginia yang paling tepat," katanya.

Sudarmadji mengatakan kompor gasifikasi temuannya itu akan diproduksi secara massal oleh PT Gerbang NTB Emas (GE) dan akan dijual dengan harga Rp6 juta perunit dengan masa pemakaian kompor bisa mencapai tiga tahun lebih. (*)

Selasa, 01 Desember 2009

Indonesia itu Atlantis!!! AMAZING!!!

Prof. Arysio Nunes Dos Santos menerbitkan buku yang menggemparkan : “Atlantis The Lost Continents Finally Found”. Dimana ditemukannya ? Secara tegas dinyatakannya bahwa lokasi Atlantis yang hilang sejak kira-kira 11.600 tahun yang lalu itu adalah di Indonesia (?!). Selama ini, benua yang diceritakan Plato 2.500 tahun yang lalu itu adalah benua yang dihuni oleh bangsa Atlantis yang memiliki peradaban yang sangat tinggi dengan alamnya yang sangat kaya, yang kemudian hilang tenggelam ke dasar laut oleh bencana banjir dan gempa bumi sebagai hukuman dari yang Kuasa. Kisah Atlantis ini dibahas dari masa ke masa, dan upaya penelusuran terus pula dilakukan guna menemukan sisa-sisa peradaban tinggi yang telah dicapai oleh bangsa Atlantis itu.

Pencarian dilakukan di Samudera Atlantik, Laut Tengah, Karibia, sampai ke kutub Utara. Pencarian ini sama sekali tidak ada hasilnya, sehingga sebagian orang beranggapan bahwa yang diceritakan Plato itu hanyalah negeri dongeng semata. Profesor Santos yang ahli Fisika Nuklir ini menyatakan bahwa Atlantis tidak pernah ditemukan karena dicari di tempat yang salah. Lokasi yang benar secara menyakinkan adalah Indonesia, katanya..

Prof. Santos mengatakan bahwa dia sudah meneliti kemungkinan lokasi Atlantis selama 29 tahun terakhir ini. Ilmu yang digunakan Santos dalam menelusur lokasi Atlantis ini adalah ilmu Geologi, Astronomi, Paleontologi, Archeologi, Linguistik, Ethnologi, dan Comparative Mythology. Buku Santos sewaktu ditanyakan ke ‘Amazon.com’ seminggu yang lalu ternyata habis tidak bersisa. Bukunya ini terlink ke 400 buah sites di Internet, dan websitenya sendiri menurut Santos selama ini telah dikunjungi sebanyak 2.500.000 visitors. Ini adalah iklan gratis untuk mengenalkan Indonesia secara efektif ke dunia luar, yang tidak memerlukan dana 1 sen pun dari Pemerintah RI.

Plato pernah menulis tentang Atlantis pada masa dimana Yunani masih menjadi pusat kebudayaan Dunia Barat (Western World). Sampai saat ini belum dapat dideteksi apakah sang ahli falsafah ini hanya menceritakan sebuah mitos, moral fable, science fiction, ataukah sebenarnya dia menceritakan sebuah kisah sejarah. Ataukah pula dia menjelaskan sebuah fakta secara jujur bahwa Atlantis adalah sebuah realitas absolut ?

Plato bercerita bahwa Atlantis adalah sebuah negara makmur dengan emas, batuan mulia, dan ‘mother of all civilazation’ dengan kerajaan berukuran benua yang menguasai pelayaran, perdagangan, menguasai ilmu metalurgi, memiliki jaringan irigasi, dengan kehidupan berkesenian, tarian, teater, musik, dan olahraga.


Warga Atlantis yang semula merupakan orang-orang terhormat dan kaya, kemudian berubah menjadi ambisius. Yang kuasa kemudian menghukum mereka dengan mendatangkan banjir, letusan gunung berapi, dan gempa bumi yang sedemikian dahsyatnya sehingga menenggelamkan seluruh benua itu.

Kisah-kisah sejenis atau mirip kisah Atlantis ini yang berakhir dengan bencana banjir dan gempa bumi, ternyata juga ditemui dalam kisah-kisah sakral tradisional di berbagai bagian dunia, yang diceritakan dalam bahasa setempat. Menurut Santos, ukuran waktu yang diberikan Plato 11.600 tahun BP (Before Present), secara tepat bersamaan dengan berakhirnya Zaman Es Pleistocene, yang juga menimbulkan bencana banjir dan gempa yang sangat hebat.

Bencana ini menyebabkan punahnya 70% dari species mamalia yang hidup saat itu, termasuk kemungkinan juga dua species manusia : Neandertal dan Cro-Magnon.
Sebelum terjadinya bencana banjir itu, pulau Sumatera, pulau Jawa, Kalimantan dan Nusa Tenggara masih menyatu dengan semenanjung Malaysia dan benua Asia.


Posisi Indonesia terletak pada 3 lempeng tektonis yang saling menekan, yang menimbulkan sederetan gunung berapi mulai dari Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, dan terus ke Utara sampai ke Filipina yang merupakan bagian dari ‘Ring of Fire’.


Gunung utama yang disebutkan oleh Santos, yang memegang peranan penting dalam bencana ini adalah Gunung Krakatau dan ‘sebuah gunung lain’ (kemungkinan Gunung Toba). Gunung lain yang disebut-sebut (dalam kaitannya dengan kisah-kisah mytologi adalah Gunung Semeru, Gunung Agung, dan Gunung Rinjani.

Bencana alam beruntun ini menurut Santos dimulai dengan ledakan dahsyat gunung Krakatau, yang memusnahkan seluruh gunung itu sendiri, dan membentuk sebuah kaldera besar yaitu selat Sunda yang jadinya memisahkan pulau Sumatera dan Jawa.
Letusan ini menimbulkan tsunami dengan gelombang laut yang sangat tinggi, yang kemudian menutupi dataran-dataran rendah diantara Sumatera dengan Semenanjung Malaysia, diantara Jawa dan Kalimantan, dan antara Sumatera dan Kalimantan. Abu hasil letusan gunung Krakatau yang berupa ‘fly-ash’ naik tinggi ke udara dan ditiup angin ke seluruh bagian dunia yang pada masa itu sebagian besar masih ditutup es (Zaman Es Pleistocene) .
Abu ini kemudian turun dan menutupi lapisan es. Akibat adanya lapisan abu, es kemudian mencair sebagai akibat panas matahari yang diserap oleh lapisan abu tersebut.
Gletser di kutub Utara dan Eropah kemudian meleleh dan mengalir ke seluruh bagian bumi yang rendah, termasuk Indonesia. Banjir akibat tsunami dan lelehan es inilah yang menyebabkan air laut naik sekitar 130 meter diatas dataran rendah Indonesia. Dataran rendah di Indonesia tenggelam dibawah muka laut, dan yang tinggal adalah dataran tinggi dan puncak-puncak gunung berapi.

Tekanan air yang besar ini menimbulkan tarikan dan tekanan yang hebat pada lempeng-lempeng benua, yang selanjutnya menimbulkan letusan-letusan gunung berapi selanjutnya dan gempa bumi yang dahsyat. Akibatnya adalah berakhirnya Zaman Es Pleitocene secara dramatis.

Dalam bukunya Plato menyebutkan bahwa Atlantis adalah negara makmur yang bermandi matahari sepanjang waktu. Padahal zaman pada waktu itu adalah Zaman Es, dimana temperatur bumi secara menyeluruh adalah kira-kira 15 derajat Celcius lebih dingin dari sekarang.


Lokasi yang bermandi sinar matahari pada waktu itu hanyalah Indonesia yang memang terletak di katulistiwa.


Plato juga menyebutkan bahwa luas benua Atlantis yang hilang itu “….lebih besar dari Lybia (Afrika Utara) dan Asia Kecil digabung jadi satu…”. Luas ini persis sama dengan luas kawasan Indonesia ditambah dengan luas Laut China Selatan.

Menurut Profesor Santos, para ahli yang umumnya berasal dari Barat, berkeyakinan teguh bahwa peradaban manusia berasal dari dunia mereka. Tapi realitas menunjukkan bahwa Atlantis berada di bawah perairan Indonesia dan bukan di tempat lain.
Walau dikisahkan dalam bahasa mereka masing-masing, ternyata istilah-istilah yang digunakan banyak yang merujuk ke hal atau kejadian yang sama.
Santos menyimpulkan bahwa penduduk Atlantis terdiri dari beberapa suku/etnis, dimana 2 buah suku terbesar adalah Aryan dan Dravidas.

Semua suku bangsa ini sebelumya berasal dari Afrika 3 juta tahun yang lalu, yang kemudian menyebar ke seluruh Eurasia dan ke Timur sampai Auatralia lebih kurang 1 juta tahun yang lalu. Di Indonesia mereka menemukan kondisi alam yang ideal untuk berkembang, yang menumbuhkan pengetahuan tentang pertanian serta peradaban secara menyeluruh. Ini terjadi pada zaman Pleistocene.

Pada Zaman Es itu, Atlantis adalah surga tropis dengan padang-padang yang indah, gunung, batu-batu mulia, metal berbagai jenis, parfum, sungai, danau, saluran irigasi, pertanian yang sangat produktif, istana emas dengan dinding-dinding perak, gajah, dan bermacam hewan liar lainnya. Menurut Santos, hanya Indonesialah yang sekaya ini (!). Ketika bencana yang diceritakan diatas terjadi, dimana air laut naik setinggi kira-kira 130 meter, penduduk Atlantis yang selamat terpaksa keluar dan pindah ke India, Asia Tenggara, China, Polynesia, dan Amerika.

Suku Aryan yang bermigrasi ke India mula-mula pindah dan menetap di lembah Indus. . Karena glacier Himalaya juga mencair dan menimbulkan banjir di lembah Indus, mereka bermigrasi lebih lanjut ke Mesir, Mesopotamia, Palestin, Afrika Utara, dan Asia Utara.
Di tempat-tempat baru ini mereka kemudian berupaya mengembangkan kembali budaya Atlantis yang merupakan akar budaya mereka.

Catatan terbaik dari tenggelamnya benua Atlantis ini dicatat di India melalui tradisi-tradisi cuci di daerah seperti Lanka, Kumari Kandan, Tripura, dan lain-lain. Mereka adalah pewaris dari budaya yang tenggelam tersebut.

Suku Dravidas yang berkulit lebih gelap tetap tinggal di Indonesia. Migrasi besar-besaran ini dapat menjelaskan timbulnya secara tiba-tiba atau seketika teknologi maju seperti pertanian, pengolahan batu mulia, metalurgi, agama, dan diatas semuanya adalah bahasa dan abjad di seluruh dunia selama masa yang disebut Neolithic Revolution.
Bahasa-bahasa dapat ditelusur berasal dari Sansekerta dan Dravida. Karenanya bahasa-bahasa di dunia sangat maju dipandang dari gramatika dan semantik. Contohnya adalah abjad. Semua abjad menunjukkan adanya “sidik jari” dari India yang pada masa itu merupakan bagian yang integral dari Indonesia.

Dari Indonesialah lahir bibit-bibit peradaban yang kemudian berkembang menjadi budaya lembah Indus, Mesir, Mesopotamia, Hatti, Junani, Minoan, Crete, Roma, Inka, Maya, Aztek, dan lain-lain. Budaya-budaya ini mengenal mitos yang sangat mirip. Nama Atlantis diberbagai suku bangsa disebut sebagai Tala, Attala, Patala, Talatala, Thule, Tollan, Aztlan, Tluloc, dan lain-lain.

Itulah ringkasan teori Profesor Santos yang ingin membuktikan bahwa benua atlantis yang hilang itu sebenarnya berada di Indonesia. Bukti-bukti yang menguatkan Indonesia sebagai Atlantis, dibandingkan dengan lokasi alternative lainnya disimpulkan Profesor Santos dalam suatu matrix yang disebutnya sebagai ‘Checklist’.

Terlepas dari benar atau tidaknya teori ini, atau dapat dibuktikannya atau tidak kelak keberadaan Atlantis di bawah laut di Indonesia, teori Profesor Santos ini sampai saat ini ternyata mampu menarik perhatian orang-orang luar ke Indonesia. Teori ini juga disusun dengan argumentasi atau hujjah yang cukup jelas.

Kalau ada yang beranggapan bahwa kualitas bangsa Indonesia sekarang sama sekali “tidak meyakinkan” untuk dapat dikatakan sebagai nenek moyang dari bangsa-bangsa maju yang diturunkannya itu, maka ini adalah suatu proses maju atau mundurnya peradaban yang memakan waktu lebih dari sepuluh ribu tahun. Contoh kecilnya, ya perbandingan yang sangat populer tentang orang Malaysia dan Indonesia; dimana 30 tahunan yang lalu mereka masih belajar dari kita, dan sekarang mereka relatif berada di depan kita.

Allah SWT juga berfirman bahwa nasib manusia ini memang dipergilirkan. Yang mulia suatu saat akan menjadi hina, dan sebaliknya. Profesor Santos akan terus melakukan penelitian lapangan lebih lanjut guna membuktikan teorinya. Kemajuan teknologi masa kini seperti satelit yang mampu memetakan dasar lautan, kapal selam mini untuk penelitian (sebagaimana yang digunakan untuk menemukan kapal ‘Titanic’), dan beragam peralatan canggih lainnya diharapkannya akan mampu membantu mencari bukti-bukti pendukung yang kini diduga masih tersembunyi di dasar laut di Indonesia.

Apa yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan bangsa Indonesia ? Bagaimana pula pakar Indonesia dari berbagai disiplin keilmuan menanggapi teori yang sebenarnya “mengangkat” Indonesia ke posisi sangat terhormat : sebagai asal usul peradaban bangsa-bangsa seluruh dunia ini ?

Coba kita renungkan penyebab Atlantis dulu dihancurkan : penduduk cerdas terhormat yang berubah menjadi ambisius serta berbagai kelakuan buruk lainnya (mungkin ‘korupsi’ salah satunya). Nah, salah-salah Indonesia sang “mantan Atlantis” ini bakal kena hukuman lagi nanti kalau tidak mau berubah seperti yang ditampakkan bangsa ini secara terang-terangan sekarang ini.

Demikian kutipan dari Catatan Bang Ferdy Dailami Firdaus tentang Teori Santos secara ringkas. Bagi yang berminat untuk membaca lebih jelas, dapat langsung ke website Profesor Arysio Nunes Dos Santos – Atlantis The Lost Continent Finally Found http://www.atlan.org/ (badruttamamgaffas.blogspot.com)

when you love someone

I love you but it's not so easy to make you here with me
I wanna touch and hold you forever
But you're still in my dream
And I can't stand to wait ‘till nite is coming to my life
But I still have a time to break a silence
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don't ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true...

I used to hide and watch you from a distance and i knew you realized
I was looking for a time to get closer at least to say... “hello”
And I can't stand to wait your love is coming to my life
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don't ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true...

And I never thought that I'm so strong
I stuck on you and wait so long
But when love comes it can't be wrong
Don't ever give up just try and try to get what you want
Cause love will find the way....
When you love someone
Just be brave to say that you want him to be with you
When you hold your love
Don't ever let it go
Or you will loose your chance
To make your dreams come true...

romantic poem...

Tak Pernah terfikirkan
Kau tinggalkanku dalam Keheningan..
Tak pernah terbayangkan…..
Kau hanyutkanku dalam buai rindu…
Ternyata kau Mendua
siakan hatiku…..
Kini semua beraKhiR….
Kau tinggalkaN titik hitam dihatiku…
Tak bisa kusesali….
Kau Tanamkan Luka dalam jiwa ini..
Kau leburkan semua kisah Indah…
kau sirnakan cahaya kasihku..
Yang tulus kuberi hanya bagimu…

Cokelat?? hmmm... nyummy,.,.,

Mereka yang tergila-gila pada coklat sehingga tak mau melewatkan satu haripun untuk tak menikmati sepotong coklat, atau menikmati es krim dengan butiran-butiran coklat di dalamnya, atau pun secangkir coklat hangat termasuk sangat beruntung. Ternyata 'kegilaan' itu membawa begitu banyak hal-hal manis bagi tubuh mereka, semanis dan selegit coklat yang mereka santap.

Sebuah studi yang dilakukan Univeritas Johns Hopkins, Amerika pada pencinta atau penggila coklat dalam penelitian berkaitan dengan penyakit jantung dan aspirin, memberikan hasil yang mengejutkan dengan pertanyaan 'mengapa dengan sedikit asupan coklat setiap hari risiko serangan jantung bisa turun'.

Jawabannya adalah coklat. Ya, makanan dewa ini memiliki sifat serupa dengan aspirin, karena memiliki dampak yang membuat keping darah (platelet) butuh waktu lebih lama untuk mengalami penggumpalan yang bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah sehingga menimbulkan serangan jantung, seperti yang dijelaskan Diane Becker dan rekan-rekannya dari Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins, seperti dilansir dari Reutrs, Kamis (16/11/06).

"Hasil yang ditunjukkan oleh kelompok pencinta coklat adalah senyawa kimia dalam biji coklat memiliki efek yang sebanding dengan aspirin yang diketahui bisa mengurangi daya keping darah untuk menggumpal yang akan menyebabkan kondisi fatal apabila terjadi penyumbatan dan menghentikan atau memperlambat aliran darah yang dapat menyebabkan serangan jantung," tambah Becker.

Sebanyak 139 orang penggila coklat ikut serta dalam penelitian yang melibatkan 1.200 orang dengan catatan medis keluarga mereka yang mengidap penyakit jantung. Penelitian ini mempelajari dampak aspirin terhadap keping darah.

Sebelum memperoleh aspirin mereka diminta mematuhi aturan secara ketat seperti berolah raga secara teratur, tak merokok, dan menghindari minuman berkafein, beralkohol, jus anggur dan minum atau makan makanan yang terbuat dari coklat.

Coklat dan beberapa jenis makanan yang terbuat dari bahan yang ditemukan oleh suku Maya asli Indian di Amerika Latin bagian tengah itu terbukti memiliki dampak terhadap keping darah sama halnya dengan aspirin yang bisa memperlambat proses pengumpalan keping darah dan menyebabkan penyumbatan dalam pembuluh darah yang akhirnya memicu serangan jantung.

"Kita tahu sebagian dari kelompok penggila coklat pasti akan melanggar aturan yang satu itu, karena beberapa di antara mereka mengatakan kepada kami, "Saya bersedia melakukan apa saja tapi tak mungkin berpisah dari coklat, sebagian lain di antara mereka mengatakan "Ya saya akan berbuat sebaik mungkin".

Para dokter yang melakukan penelitian tersebut mengatakan "Baiklah berusahalah sebaik mungkin tapi yang penting adalah jangan makan coklat selama 24 hingga 48 jam sebelum Anda ikut tes uji dalam penelitian."

Beberapa orang terbukti gagal untuk melewati tes karena tak bisa mengendalikan diri dan mematuhi aturan.

"Tak ada seorangpun yang menikmati coklat masih dalam bentuk butir atau bubuk, kalau mereka para penggila coklat ingin menikmatinya maka pasti mereka memilih dalam bentuk kue bertabur coklat, atau es krim coklat dengan potongan-potongan coklat didalamnya," kata Becker .

Becker tidak melibatkan sejumlah penggila coklat yang jelas melanggar aturan pertama yaitu pantangan dalam penelitian dampak aspirin terhadap keping darah namun ia dan teman-temannya tetap meneliti darah para penggila coklat.

Para dokter yang meneliti mempelajari sampel keping darah dari kedua kelompok melalui mekanisme system peredaran darah yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampel keping darah yang dimasukkan kedalam tabung plastik tipis menjadi menggumpal.

Keping darah kelompok penggila coklat membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menggumpal dibandingkan dengan keping darah diluar kelompok itu, Becker menceritakan hasil temuannya di depan pertemuan ahli jantung di Chicago.

Dari hasil tes urine para penggila coklat memiliki tingkat thromboxane (hasil buangan keping darah) lebih rendah.

"Apakah hal itu bermanfaat bagi kondisi jantung? Ya, tapi hal itu tak lebih dari dampak satu butir aspirin sehari," jelas

Meski sangat yakin coklat bermanfaat bagi kondisi jantung, meski hal itu tak lebih dari dampak satu butir aspirin sehari, namun Becker dan tim tetap ingin mempelajari dan meneliti lebih lanjut dampak dari kebiasaan mengkonsumsi coklat dalam sekelompok masyarakat bebas.

Becker dan rekan akan mencatat berapa banyak jumlah coklat yang kelompok itu makan dan kemudian akan memantau dalam beberapa tahun untuk melihat apakah para penggila coklat memiliki tingkat catatan serangan jantung, stroke dan operasi jantung yang berbeda dengan kelompok non-penggila coklat.
Studi lainnya mengatakan bahwa coklat hitam yang rasanya manis agak pahit memiliki manfaat lebih besar bagi kesehatan jantung dibandingkan dengan coklat yang memiliki kadar gula dan lemak yang tinggi.

Rabu, 25 November 2009

Cuka Apel Baik untuk Rambut, Wajah, dan Gigi

Cuka apel terbuat dari sari buah apel yang difermentasikan. Kegunaan sangat banyak. Sifatnya yang asam bisa membantu menetralkan kulit wajah, juga membersihkan gigi yang ternoda. Berikut kegunaan cuka apel yang bisa Anda gunakan sebagai bahan kecantikan:

Rambut
Cuka apel bisa membantu menambah kilau dan kesehatan rambut. Gunakan botol shampo yang kosong, isi dengan ½ sendok makan cuka apel dan secangkir air dingin. Gunakan campuran ini sebagai bilasan terakhir beberapa kali seminggu.

Wajah
Cuka apel bisa membantu meregulasi keseimbangan pH pada kulit wajah Anda. Campurkan cuka apel dengan perbandingan 1:2, celupkan kapas, lalu aplikasikan pada wajah sebagai toner. Gunakan campuran ini di malam hari seusai membersihkan wajah, dan di pagi hari sebelum mengoleskan pelembap wajah. Anda juga bisa langsung mengoleskan cuka apel pada flek hitam di wajah, biarkan semalaman untuk memudarkan warna kehitamannya. Namun jangan digunakan secara langsung sebagai pemutih pada seluruh kulit wajah, karena sifat cuka apel yang asam bisa merusak lapisan kulit.

Tangan dan kaki
Setelah seharian kaki dan tangan Anda kelelahan, tak heran jika terjadi sedikit pembengkakan. Manjakan diri sendiri dengan pijatan spa pribadi dengan menggunakan sedikit cuka apel ke daerah yang pegal.

Gigi
Untuk menghilangkan noda pada gigi, gunakan cuka apel langsung pada gigi, lalu berkumurlah.

Setelah bercukur
Cuka apel juga bisa digunakan sebagai aftershave. Isi botol kosong berisi cuka apel dengan air dengan jumlah perbandingan yang sama, lalu kocok. Cuka apel pun siap digunakan sebagai cairan usai bercukur untuk meredakan kulit yang teriritasi ringan.

3 cara memulai usaha!!

Salah satu faktor penting yang diperlukan untuk membuka usaha adalah modal. Modal yang diperlukan untuk usaha biasanya terbagi menjadi tiga: Modal Investasi Awal, Modal Kerja, dan Modal Operasional. Namun setelah mengetahui hal ini, beberapa orang malah makin pusing. "Menghitung modal sih memang gampang. Masalahnya sekarang, gimana caranya supaya modalnya bisa terkumpul?" begitu mungkin yang Anda pikirkan.

Ini memang bahasan menarik, karena banyak orang kesulitan mengumpulkan modal usaha. Sebagai contoh, kalau seseorang ingin buka usaha laundry dengan memiliki mesin cuci sendiri, dan ia membutuhkan modal dana sebesar Rp 20 juta, sementara dananya sendiri baru Rp 3 juta, darimana ia bisa mengumpulkan modal?

Ada tiga jalan untuk mengumpulkan modal usaha:

1. Modal sendiri
Pertama jelas, kalau Anda ingin membuka usaha, Anda bisa memakai modal sendiri. Caranya bisa dengan mengambil dari simpanan yang Anda miliki sekarang, entah dari tabungan atau deposito, atau dengan menjual aset yang Anda punya. Sebagai contoh, banyak orang yang menjual sepeda motornya untuk dijadikan modal usaha, atau menjual perhiasan yang dimiliki.

Menjual barang untuk menambah modal usaha adalah hal yang biasa. Yang paling penting, jangan merasa terlalu sayang untuk menjual beberapa aset Anda untuk menambah modal usaha. Contohnya, kalau Anda tidak mempunyai uang untuk modal usaha dan harus menjual perhiasan Anda, ya jual saja. Kelak bila usaha Anda sudah berhasil, Anda toh bisa membeli lagi perhiasan yang lebih bagus. Betul, enggak?

2. Meminjam
Meminjam uang untuk modal usaha juga sering dilakukan orang. Dengan meminjam, seringkali usaha yang memang Anda impikan bisa lebih cepat terwujud. Hal ini lebih baik daripada menunggu hingga modal terkumpul. Hanya saja, karena modal itu Anda dapatkan dengan meminjam, Anda betul-betul harus memperhatikan cash flow Anda. Ini karena Anda pasti harus mengembalikan uang yang Anda pinjam. Entah dengan mengembalikannya secara bulanan, 6 bulanan, atau mungkin tahunan.

Dalam hal meminjam, bahwa banyak orang yang seringkali terlalu fokus kepada bagaimana mereka bisa mendapatkan pinjaman, tetapi tidak memikirkan apa yang bisa mereka lakukan untuk mengembalikan pinjaman tersebut. Jadi, ketika meminjam, cobalah untuk memikirkan bagaimana caranya Anda bisa mengembalikan pinjaman tersebut.

Tipsnya, ketika Anda memikirkan caranya, jangan terlalu optimis bahwa pendapatan dari usaha Anda pasti bisa langsung besar di bulan-bulan pertama. Kalau perlu, buatlah perkiraan sepesimis mungkin. Dari perkiraan yang pesimis tersebut, Anda pasti bisa melakukan penilaian apakah pengembalian yang akan Anda lakukan nantinya bisa lancar atau tidak.

3. Kerja sama
Daripada Anda memakai dana milik Anda sendiri semuanya, atau daripada Anda meminjam, mengapa tidak mencoba menjalin kerja sama dengan orang lain? Dengan menjalin kerja sama, maka risiko usaha Anda bisa lebih kecil karena harus dibagi bersama teman-teman Anda. Cuma, keuntungan yang Anda dapatkan tentu juga harus dibagi. Artinya, risiko dibagi, keuntungan juga harus dibagi.

Sekarang masalahnya, adakah orang yang mau kerjasama dengan Anda? Itu tergantung apakah Anda bisa dengan baik menawarkan keuntungan yang masuk akal pada usaha yang Anda tawarkan. Tetapi, tawaran keuntungan saja belum cukup lho. Anda juga harus bisa memberikan pendekatan yang baik, tidak sombong pada orang-orang yang ingin Anda ajak kerjasama.

Selain itu, bila memungkinkan, penjelasan yang Anda berikan juga harus masuk akal, seadanya, dan tidak melulu memaparkan keuntungan pada orang yang ingin Anda ajak kerjasama.

Nah, sekarang, Anda sudah tahu bagaimana mengumpulkan modal untuk membuka usaha. Mudah-mudahan dari tiga pilihan tersebut di atas, Anda bisa menentukan pilihan mana yang terbaik.

Ingin Kurus, Makanlah Setiap 4 Jam!

Ternyata sinyal rasa lapar memiliki tingkatan, mulai dari sangat lapar, lapar, hingga agak lapar. Ini semua dijadikan tolok ukur untuk mengendalikan nafsu makan yang berlebih. Tetapi jika kita masih kesulitan membedakan rasa lapar, jangan kuatir, gunakan penunjuk waktu sebagai ukuran.

Para ahli kesehatan mengatakan, biasanya lambung akan kosong 4 jam setelah waktu makan kita terakhir. Itu artinya, kita dihalalkan untuk menyantap makanan setiap 4 jam sekali. Metode ini bahkan aman untuk diterapkan pada kita yang tengah berdiet.

Jika kita menunggu sampai perut benar-benar kosong, kita akan semakin terdorong untuk melahap semua makanan yang tersaji di depan mata, demikian menurut dr Pauline Endang, MS, SpGK, kepala instansi gizi RSU Fatmawati. Tidak hanya itu, saat perut benar-benar kosong, kita menjadi tidak selektif dalam memilih jenis makanan.

Penelitian di Inggris juga membuktikan, jumlah pekerja yang masih ingin mengunyah camilan tidak sehat selepas makan siang, cenderung menurun. Ini dibandingkan dengan jumlah pekerja yang terdorong ngemil di sore hari. “Pola makan setiap 4 jam sekali dapat menjaga kestabilan kadar gula darah, sekaligus mencegah keinginan makan terlalu banyak,” ungkap Kate Geagan, RD, ahli diet dari Amerika Serikat.

Maka dari sekarang, setiap kali lapar menyerang sebelum jadwal makan malam tiba, siapkan camilan sehat. Dengan demikian kita bisa menahan rasa lapar sampai jam makan tiba. Pilih segenggam kacang tanpa garam dan sepiring buah-buahan.

Dua jenis makanan itu kaya serat dan air sehingga perut tetap kenyang dengan jumlah kalori yang tidak banyak. Tetapi ingat, janganlah menyimpan camilan yang terbuat dari keju atau buah-buahan kering di laci meja kerja atau di dalam tas. Pastikan camilan yang kita simpan pada laci meja adalah makanan yang jenisnya padat.

(Lily Turangan/Siagian Priska/Prevention Indonesia)

Jumat, 20 November 2009

Sepak Bola Bukan Segalanya


Ketika sebuah stadion berkapasitas 49.000 orang hanya menyisakan 4.000 kursi kosong, suasana seharusnya tetap meriah. Tapi, bukan itu yang terjadi di markas Hannover 96, Stadion Niedersachsen, Minggu (15/11). Tak seorang pun dari 45.000 manusia di sana bertingkah selain mengunci mulut, menarik napas perlahan, dan memaku pandangan ke tengah lapangan.

Jauh di bawah sana, lapangan, tampak samar-samar sosok Michael Ballack, Joachim Loew, Oliver Bierhoff, Juergen Klinsmann, dan tokoh sepak bola lain. Tapi, bukan demi mereka ribuan orang rela mengunci gerak.

Jauh di bawah sana, tepat di tengah-tengah lapangan, ada sebuah peti kayu coklat sederhana berhiaskan rangkaian bunga putih di bagian tutupnya. Ke sanalah semua mata di seluruh sisi stadion memandang. Demi sosok yang terbaring di dalamnya-lah, ribuan mulut mengalunkan doa lamat-lamat. Demi Robert Enke-lah para legenda "Der Panzer" menanggalkan kebesaran mereka dengan merelakan diri tidak menjadi pusat perhatian.

Ya, Enke. Orang yang sejak 2004 setia mengawal mistar gawang Hannover. Orang yang tak pernah menjadi bintang, tetapi tidak pernah berhenti mencurahkan segalanya untuk klub dan negara. Orang yang menghabiskan hari-harinya untuk sepak bola. Orang yang juga telah menderita dan mengakhiri hidup secara tragis karena sepak bola.

Semua bermula ketika ia memutuskan pindah dari Benfica ke Barcelona pada 2002 silam. Berharap kariernya bersinar, Enke malah menemukan dirinya banyak duduk di kursi cadangan. Ia mulai depresi dan kehilangan kepercayaan diri ketika pada 2003, Barcelona meminjamkannya ke Fenerbahce. Tak cukup sampai di situ, Barcelona meminjamkannya ke Tenerife pada 2004.

Tersia-sia selama tiga musim membuat depresi Enke semakin parah. Saat pindah ke Hannover pada 2004 dan mendapat penghargaan lebih baik, depresi Enke sudah terlalu parah untuk disembuhkan. Namun, supaya bisa menjaga performa di klub dan merebut tempat di timnas, ia berusaha menutupi perasaan tertekan itu.

Belum sembuh dari depresi itu, beban pikiran Enke bertambah saat anak perempuannya (kandung), Lara, meninggal karena penyakit jantung pada 17 September 2006. Lara meninggal dalam usia dua tahun. Robert dan Teresa baru mengadopsi Leila (sekarang berusia delapan bulan) pada Mei 2009.

Menjelang putaran final Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Enke kembali didera depresi. Ia takut, performanya tak cukup baik untuk bisa masuk skuad Jerman. Ia sudah berusaha meningkatkan performa. Namun, semakin berusaha, semakin ia tertekan.

Namun, ia tak ingin depresinya meledak sehingga orang tahu masalahnya. Ia tak mau, gara-gara penyakitnya itu, pemerintah mengambil Leila. Ia pun tak melihat solusi selain bunuh diri.

Hari itu, Selasa (10/11) sore, ia mengendarai mobil Mercedes Jeppnya. Di dekat perlintasan kereta api Neustadt, sekitar 2,5 kilometer dari rumahnya, Enke memarkir mobil. Begitu kereta berkecepatan 160 km/jam akan melewati lintasan itu, Enke keluar dari mobil, mengempaskan diri ke rel, dan tewas seketika. Ia tewas dalam usia 32 tahun.

Dalam surat wasiat yang ditinggalkannya di kursi penumpang mobilnya, ia meminta maaf kepada istri dan psikiater yang merawatnya karena bertahun-tahun berpura-pura telah sembuh dari depresi. Ia mengaku tak melihat pilihan selain bunuh diri untuk membuat semuanya menjadi baik.

Tapi, hal paling buruk pun ternyata tetap menyisakan serpih kebaikan. Tragisnya kematian Enke menyisakan serpih kesadaran untuk semakin menghargai kehidupan. Serpih itulah yang mengundang 45.000 orang untuk memadati Stadion Niedersachsen, Minggu (15/11). Serpih itu juga yang membuat para legenda hidup Jerman, melepas topi dan menundukkan kepala di depan jenazah Enke.

Kesadaran akan kehidupan itulah yang membuat setiap orang di sekeliling peti jenazah Enke datang bukan untuk menyesali, melainkan menghargai Enke sebagai manusia. Kalaupun ada yang mereka sesali, itu karena Enke membiarkan sepak bola mengambil segala miliknya.

"Sepak bola bukan segalanya. Sepak bola tak boleh menjadi segalanya," tegas Ketua Federasi Sepak Bola Jerman, Theo Zwanzieger.

Enke akan dimakamkan di sebelah makam Lara, di sebuah pemakaman dekat Hannover.

musik dalam Talkshow

Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi UPN ’Veteran’ Yogyakarta khususnya anggota KSM Radio Crast 107,8 FM menyelenggarakan Talkshow “Communication My Inspiration (CMI), semua bisa sukses di komunikasi!”, Selasa (06/10) di Ruang Seminar FISIP. Hadir sebagai pembicara, Dibyo Primus (Artis dalam acara Republik Mimpi, MC, dan Presenter), Tyas Enka (Owner Jogja View Production House), DR. Hedi Pudjo Santosa (akademisi komunikasi Undip Semarang – Creative Strategy), dan Agung Prabowo (akademisi komunikasi UPN).
Talkshow CMI ini berbeda dengan talkshow yang lain, dimana ada Tugu Coorperation Band dan Klausa Band sebagai pengisi acara. Namun tidak melupakan tujuan awal yaitu membuat peserta mengerti bahwa tanpa masuk dalam jurusan ilmu komunikasi pun kita dapat sukses dalam bidang tersebut. Sebagai contoh : Dibyo Primus dan Tyas Enka yang bukan mahasiswa jurusan ilmu komunikasi tetapi mereka sukses dalam bidang tersebut. Menurut Cakra Virajati, selaku ketua panitia CMI, mengatakan bahwa talkshow CMI menambahkan konsep hiburan dengan tujuan membuat talkshow menjadi lebih ramai dan bersemangat. “Karena dalam talkshow yang lain, biasanya seminar terlihat monoton dan membuat peserta mengantuk, sehingga konsep hiburan sangat diperlukan”, tambahnya.
Dalam awal acara, para peserta disuguhkan dengan penampilan Tugu Coorperation yang berkolaborasi dengan Dibyo Primus membawakan lagu ‘Cinta Sejati’ dari Ari Lasso. Nada-nada yang begitu indah dibawakan oleh Tugu, dipadukan dengan suara khas Dibyo, dan ditambahkan lirik humor membuat para peserta ber-antusias dalam mengikuti talkshow. Cakra mengungkapkan bahwa kolaborasi Tugu dengan Dibyo adalah permintaan dari Dibyo sendiri dan panitia CMI dalam memilih band pengiring. Kolaborasi tersebut terlaksana karena panitia melihat bahwa Tugu Band merupakan band yang mempunyai kemampuan musik apa saja sehingga sangat cocok untuk berkolaborasi dengan Dibyo, dimana Dibyo mempunyai hobby dalam bernyanyi dengan selera humor yang tinggi. Tugu Coorperation beranggotakan 10 orang, yaitu : Beny, Abil, Ambon, Dony, Pandi, Mail, Amir, Bagong, Adit, dan Yoyo.
Sedangkan Klausa Band juga tidak kalah menariknya dengan Tugu Band. Klausa yang beranggotakan 6 orang, yaitu Tian (vokal), Bayu (guitar), Vicky (bass), Wira (drum), Bert (keyboard), dan Alfon (additional guitar); membawakan 2 lagu ciptaan mereka sendiri, dan 1 lagu andalan yang dipopulerkan oleh The Calling. Suara sang voklais sangat mirip dengan vokal band The Calling sehingga peserta pun juga terkegum-kagum melihat penampilan mereka. Kedua band tersebut benar-benar tidak mengecewakan para peserta seminar, panitaia, para pembicara, maupun para pihak sponsor. ”Dapat dikatakan penampilan kedua band tersebut sukses dalam mencuri perhatian penontonnya”, tambah Cakra.

(Desy Natalianingrum – 153070252)